JOKOWI RELA MEMPERTARUHKAN NYAWA HANYA UNTUK LEBIH DEKAT DENGAN RAKYAT

JOKOWI RELA MEMPERTARUHKAN NYAWA HANYA UNTUK LEBIH DEKAT DENGAN RAKYAT !!!


SIARANINDONESIA - Presiden Jokowi terkenal dengan blusukannya. Disetiap kegiatannya, Jokowi selalu ingin menyempatkan diri untuk menyapa rakyat atau hanya sekedar berjabat tangan. Banyak orang yang kebanyakan adalah haters dan kompetitor politik Jokowi yang menganggap ini hanyalah sebuah pencitraan.

Jika memang ini hanyalah pencitraan, menurut saya ini adalah pencitraan yang luar biasa beresiko. Jangan munafik, pencitraan bagi seorang politikus adalah sebuah kekhususan. Pencitraan adalah membuat citra atau kesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat atau orang lain.

Ridwan Kamil terkenal dengan citra pemimpin yang kekinian, Kang Dedi Mulyadi terkenal dengan citra pemimpin yang sunda banget, bahkan Prabowo selaku lawan politik Jokowi terkenal dengan citra pemimpin yang optimistis

Bukan hanya bagi seorang politikus, kita sebagai rakyat biasa atau orang awam secara tidak sadar sering melakukan sebuah pencitraan. Jika kita tidak melakukan pencitraan, apakah kita mau dikucilkan oleh masyarakat? misalkan, apakah kalian rela memberi citra seperti orang gila dengan mengelilingi kompleks tanpa sehelai baju? bagaimanapun, pencitraan adalah salah satu sifat alami manusia.

Citra atau kesan yang kita sampaiakan pun seringkali berubah tergantung situasi dan kondisi. Contohnya jika kita berhadapan dengan orang tua, maka kita akan memberikan kesan sebagai manusia yang sopan. Sedangkan jika kita berhadapan dengan teman atau sahabat kita bakal memberikan kesan yang lebih bebas.

Untuk seorang pemimpin negara, terjun langsung dengan pengawalan tidak terlalu ketat adalah resiko besar. Wajar saja, Jokowi merupakan Very Very Important People (VVIP) di bumi pertiwi.

Banyak sekali contoh presiden ataupun pejabat lainnya terbunuh disaat mereka tidak mendapatkan pengawalan yang ketat. Contoh paling terkenal adalah John F. Kennedy (JFK) yang meninggal akibat terjangan timah panas saat konvoy presiden pada tahun 1963 lalu.

Selain JFK, ada Abraham Lincoln, James A. Garfield, dan William McKinley yang tercatat terbunuh saat menjadi presiden Amerika Serikat. Ada juga beberapa pemimpin dan juga politikus negara lain yang pernah terbunuh.

Yang paling menyita perhatian beberapa tahun belakangan tentunya Benazir Bhutto selaku Perdana Menteri Pakistan yang terbunuh pada 2007 lalu. Bahkan, salah satu pemimpin di tanah air pernah mengalami kasus ini. Ario Soerjo, selaku gubernur Jawa Timur dibunuh saat peristiwa Madiun bergejolak.

Dari kasus-kasus diatas membuktikan bahwa menjadi pemimpin atau orang penting di suatu negara adalah sebuah resiko yang besar..

Saya rasa Jokowi merupakan seorang pemimpin yang mempunyai keberanian yang luar biasa. Tak bisa dipungkiri, saat ini ada banyak sekali musuh Jokowi di negeri ini. Bukan hanya orang awam biasa, ormas radikal saat ini sedang membidik Jokowi.

Kita tahu, ormas radikal terkenal dengan kenekatannya. Tak peduli siapa, asalkan mereka benci, mereka bakal melawannya. Namun Jokowi tidak gentar dengan semua itu. Ia rela menghadapi semua resiko besar tersebut hanya untuk lebih dekat dengan rakyatnya.

Masih ingat saat mobil Jokowi tiba-tiba berhenti ditengah keramaian hanya untuk memberikan sembako bagi tukang becak saat kunjungan kerja di Tasikmalaya? ini adalah sebuah tindakan yang sangat beresiko bagi seorang pemimpin.

Presiden Joko Widodo selama ini memang dikenal sering bertindak secara spontan.

Tingkah laku tak terduganya pun sering menjadi perhatian netizen Indonesia.

Seperti apa yang baru saja ia lakukan kali ini.

Seorang pengguna Instagram bernama akun @yunanamrulloh mengunggah sebuah video aksi tak terduga Jokowi di pinggir jalan.

Video tersebut diposting pada Jumat (9/6/2017).

Dalam video itu, terlihat iring-iringan Jokowi sedang melintas di jalanan yang lumayan padat.

Tiba-tiba saja mobil yang dinaiki Jokowi berhenti ketika ia sedang melakukan kunjungan di Tasikmalaya, Jawa Barat.  Dilansir tibunnews.com.

Kita tahu, penjagaan sangatlah lengah di saat tersebut. Biasanya paspampres melakukan penjagaan sangat ketat di venue dimana seorang presiden ada acara. Namun ini di tengah jalan raya yang padat, dengan tidak sepengetahuan siapapun seketika Jokowi turun.

Ada juga video yang menampilkan tingkah paspampres yang kewalahan akibat Jokowi yang begitu selalu ingin lebih dekat dengan rakyatnya. Jokowi membuktikan bahwa menjadi seorang pemimpin bukan berarti menjauhi rakyatnya. Jokowi sadar bahwa apa yang telah ia capai merupakan kepercayaan dari rakyat Indonesia.

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © siaranindoonesia. Designed by OddThemes
site hit counter